Hei kamu,...!
Tuhan hanya menguji. Dalam hidupmu terlelu banyak bahagia. Manusia yang kehilangan hati, tuli, dan buta. Jika kamu tahu ada juga merana. Tahukah kamu bagaimana kepedihan. Tahukah kamu hidup dengan keterbatasan. Tahukah kamu kesendirian, terkatung-katung di tengah keramaian. Kamu tak pernah kelaparan dan kekurangan. Pernahkah jauh dari keluarga yang kau rajakan. Hidup mewah dengtan harta melimpah. Tak pernah menangis dan nsusah. Hei kamu orang kaya, kaya karena harta orang tua. Kamu tak tahu rasanya menderita. Tengoklah kejendela. Kamu dan mereka sama-sama dari air yang hina,. Naif berharap abadi di puncak. Hidup adalah roda, kadang di bawah, kadang di atas. Lari mendobrak kabut, menutup bola mata. Bukalah matamu, kabut tak setebal yang kau kira. Bangunlah dari kesombongan yang mendekap. Hanya kehendak takdir tuhan yang berkata beda. Tuhan hanya menguji kita. Mungkin waktu akan tiba, disaat kamu bukan siapa-siapa.