Arang Penutup Debu

Berharap wangi, yang kudapat duri.
Ini akhir, akal berfikir.
Sampan kita sudah bocor. Bening menjadi kotor.
Cahaya tidak salah, hanya redup dan patah.
Jalanku, jalanmu sudah berbeda.

Puncak masih di awang, bumi masih terbentang.
aku ingin menjadi udang, sembunyinya menjadi pedang.
aku ingin jadi rumput hijau, termenung layu dalam hampa,
jaring tak putus dipotong belati, batu tak habis dibakar api.
mati kusuka.

beratap debu beralas batu aku mau.
kalau kau seiring agamamu.
orang tidak tahu arang penutup debu,.
awan gelap setelahnya kelabu,..


Cahaya masihkah bercahaya.
Semakin hilang ditelan dosa.
Mungkin karena agama.
Mungkin pula karena istiqomah.
Rusuk kiri adam patah, maka rusaklah guratan sejarah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Bukan Masa Lalu

Ironi Udang

Gubuk Baruku