Ironi Udang


ada di geladak samudra, dalamnya tak terhingga. paruh musim daun sontak beterbangan. terhapus angin melambai.
lepaskan sorak sorai dada, jiwaku juga manusia, bukan dewa tak tentu penghuni surga, neraka.
sekapas gulana terhapus durjana, takut sembari berdoa, ini petaka.
angin tak sendiri di rimba tak berpenghuni, air tak sendiri di samurda mimpi.
sedikit api, air sesamudra. sesamudra air tak seberapa api. manusiawikah?
himpitan ini, aku ingin lepas, dan tabir bersenandung bebas.
sesal aku dengar tak pantas, biarkan tanah mengeras.
puncak cakrawala tertutup kelabu, daratan sejuta batu.
pasak pencakar hendak lapuk, sedekat pelupuk.
hitam putih, putih hitam. hitam tak mungkin nak putih.
para petualang berhentilah mengangkat bahu. enggan, bersiaplah terjatuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Bukan Masa Lalu

Gubuk Baruku