Dinul islam

Kala matahari mengintip dan terbenam.
Sinaran cahaya merayap diatas perairan yang mulai lebam.
Siang berbaju malam, hingga biasan mulai tenggelam.
Matahari datar berharap menggapai san tiram.
Semisal lembaran hitam di masa lalu yang kelam.

Bintang jauh kan kupetik tanpa karam.
Kaki terikat, pikran terbelenggu, badan kian mengeram.
Kucelupkan tangan ternyata laut terlalu dalam.
Kubentengi diri dari panah-panah setan tapi busur terlalu deras menghujam.
Setan-setan menjadikan iman terancam.
Tuhan lindungilah aku tetap hidup dalam agamamu, dinul islam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Bukan Masa Lalu

Ironi Udang

Gubuk Baruku