Gubuk Baruku
Sesak nafas jika bernaung disini.
Sejauh mata memandang hanya gumpalan sepi.
Tempatku tidur, menanak, dan belajar.
Tempatku bermunajat, untuk mengarungi lautan badai.
Tempatku menangisi kisah ini.
Gubukku, meski hidup ini belum berpihak.
Gubukku, meski nafasku sudah sesak.
Gubukku dengarkah kau?
Aku anak terbuang merantau.
Gubukku, meski dimata mereka hanya seenggok debu.
Meski di mata mereka kau hanya rumah semu.
Tapi,...
Hanya kau selimut dalam sepiku.
Hanya kau teman dalam galauku.
Hanya kau obat dalam sakitku.
Gubukku tabahkanlah aku.
Dalam perjalanan yang penuh sendu dan rindu.
Komentar
Posting Komentar