Si Fulanah
Wahai fulanah sang pencari arah,.!
Namamu dalam hatiku tertanam sudah.
Meski waktu berlalu ku takkan berubah.
Hatiku mati tuk kelain arah.
Ketika itu tersadar semua fana.
Wahai fulanah, si hamba Allah,.!
Cintaku sepekat tanah yang kian merekah.
Membara merona berwarna merah.
Deburan ombak membuatku pasrah.
Hampir saja angin membuatku patah.
Wahai fulanah sang muslimah,.!
Cintaku kuat karena cintamu bergetah.
Mengalir deras tertanam di aliran darah.
Terbayang selalu di naungan manisnya wajah.
Terhampar senyum di setiap langkah.
Wahai fulanah wanita solehah,.!
Meski kau tak tahu ku akan tetap tabah.
Teguh hati ini takkan tergoyah.
Setia ini takkan lelah.
Sebab cinta ini karena cintaku kepada Allah.
siapa sih si fulanah itu? hehe
BalasHapusPuisi itu ada di buku yang judulnya "Si Fulanah".
BalasHapus